Tampilkan postingan dengan label manunggaling kawula gusti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manunggaling kawula gusti. Tampilkan semua postingan

Kesuksesan Syiar Islam Syekh Siti Jenar

Kesuksesan Syiar Islam Syekh Siti Jenar banyak orang tidak mengetahui, bahkan dilupakan! Syekh Siti Jenar merupakan salah satu anggota walisongo yang cerdas, pandai dalam segala bidang terlebih secara spiritual. Syekh Siti Jenar dikeluarkan dari keanggotaannya di walisongo bukan karena sesat tetapi karena kesuksesannya dalam mensyiarkan islam. Mengapa hal ini bisa terjadi! Syekh Siti Jenar mensyiarkan islam dari mulai wong cilik sampai wong gedhe (pejabat anggota kerajaan majapahit). Dengan menghapus sistem kasta secara perlahan inilah ajaran islam yang sesungguhnya, dimata Allah semua manusia sama. Jadi dengan sistem memberikan pola pikir pembaharuan yang pelan tetapi pasti, berikut ini wawancara kami dengan R.Tjakra Djajaningrat budayawan asal salatiga, mengenai leluhurnya terkait pemahaman Manunggaling Kawula Gusti, yang terbagi 2 konsep, yang pertama secara syariat istilah Manunggaling Kawula Gusti diterapkan oleh Syekh Siti Jenar.

Benarkah Ajaran Syekh Siti Jenar Itu Sesat?

Benarkah Ajaran Syekh Siti Jenar Itu Sesat? Hal ini pernah ditanyakan oleh banyak orang. Tentu anda pernah berpikiran juga seperti itu, apakah Syekh Siti Jenar ajarannya sesat. Banyak artikel, buku bahkan film yang mengisahkan cerita tentang waliyullah yang satu ini. Bahkan kesimpang siuran cerita banyak versi yang beredar, itu syah-syah saja karena pendapat orang pasti berbeda-beda. Syekh Siti Jenar itu Sesat atau tidak sebenarnya tidak perlu dibahas, namun perlu diluruskan agar sejarah itu tidak menjadikannya suatu hal yang salah kaprah. Orang menganggap Ajaran Syekh Siti Jenar Itu Sesat? atau Syekh Siti Jenar Itu Sesat? Jawabnya Syekh Siti Jenar Itu Sesat memang Benar!!!
Andapun juga Sesat!!! Apalagi siapapun orangnya yang berani bilang Syekh Siti Jenar Itu Sesat?Kita semua memang Sesat, makanya kita harus kembali kejalan yang benar! Setiap hari kita Sholat wajib 5 waktu bahkan kita sholat sunah bukankah kita selalu memohon agar diberikan jalan yang lurus! Dalam sholat kita senantiasa membaca Al Fatehah termaktub ayat "Ihdinash Shiratal Mustaqim" yang artinya, "Ya Allah, Tunjukilah kami jalan yang lurus".
Berarti hidup kita belumlah lurus dan masih sesat dan penuh kemudharatan dalam hidup kita, wajarlar kita senantiasa membaca "Ihdinash Shiratal Mustaqim".