Tampilkan postingan dengan label kitab syekh siti jenar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kitab syekh siti jenar. Tampilkan semua postingan

Suluk Akhir Jaman - Syekh Siti Jenar

Suluk Akhir Jaman merupakan wejangan atau kaweruh tanda-tanda akhir jaman. Mungkin bicara istilah suluk, apa arti suluk tahukah anda? Suluk secara harfiah berarti menempuh (jalan). Dalam kaitannya dengan agama Islam dan sufisme, kata suluk berarti menempuh jalan (spiritual) untuk menuju Allah. Menempuh jalan suluk (bersuluk) mencakup sebuah disiplin seumur hidup dalam melaksanakan aturan-aturan eksoteris agama Islam (syariat) sekaligus aturan-aturan esoteris agama Islam (hakikat). Ber-suluk juga mencakup hasrat untuk Mengenal Diri, Memahami Esensi Kehidupan, Pencarian Tuhan, dan Pencarian Kebenaran Sejati (ilahiyyah), melalui penempaan diri seumur hidup dengan melakukan syariat lahiriah sekaligus syariat batiniah demi mencapai kesucian hati untuk mengenal diri dan Tuhan.
Kata suluk berasal dari terminologi Al-Qur'an, Fasluki, dalam Surat An-Nahl ayat 69, Fasluki subula rabbiki zululan, yang artinya Dan tempuhlah jalan Rabb-mu yang telah dimudahkan (bagimu). Seseorang yang menempuh jalan suluk disebut salik. Kata suluk dan salik biasanya berhubungan dengan tasawuf, tarekat dan sufisme.

Waspadai Aliran Sesat Syekh Siti Jenar

Waspadai Aliran Sesat Syekh Siti Jenar mungkin kata-kata ini pernah terdengar ditelinga anda atau terbaca oleh anda sekalian! Sebenarnya kata tersebut kurang pas, harusnya lebih diperjelas Waspadai Aliran Sesat Yang Mengatasnamakan Syekh Siti Jenar atau Waspadai Aliran Sesat Yang Membawa Nama Ajaran Syekh Siti Jenar. Mengapa demikian! Tentunya hal ini perlu kita sikapi bagaimana agar kita tidak terbawa arus menjalani sesuatu yang tidak kita pahami dengan benar yang mengatasnamakan kepopuleran salah satu waliyullah terutama Syekh Siti Jenar. Banyak orang mengaku ini itu demi keuntungannya sendiri memakai atribut aliran atau ajaran Syekh Siti Jenar. Jika Bang Roma yang bilang pasti sungguh TERLALU!!!
Syekh Siti Jenar merupakan waliyullah yang sampai saat ini masih diperdebatkan, dianggap kontroversi karena ada oknum yang memanfaatkan hal tersebut.

Kesalahkaprahan Mengenai Ajaran Syekh Siti Jenar

Kesalahkaprahan Mengenai Ajaran Syekh Siti Jenar terbukti adanya buku-buku yang beredar yang laris dipasaran karena membawa nama besar Syekh Siti Jenar yang dianggap kontroversi dalam menyampaikan ajaran agama islam. Dari kalangan tokoh kebatinan hingga tokoh agamawan sering memperdebatkan hal terkait Syekh Siti Jenar ini. Mana yang benar, mana yang salah!? Jawabnya Wallahu a'lam bish-shawab yang artinya “Dan Allah Mahatahu yang sebenarnya”.
Kesalahkaprahan Mengenai Ajaran Syekh Siti Jenar ini sudah terjadi selama berabad-abad jadi untuk mencari kebenaranya tentu sulit, karena minimnya data dan dokumen yang ada, adapun ditulis oleh orang yang kebenarannya disangsikan, baik sorog maupun suluk-pun masih disangsikan, apalagi karangan orang diluar kafir diluar Islam.

Kesuksesan Syiar Islam Syekh Siti Jenar

Kesuksesan Syiar Islam Syekh Siti Jenar banyak orang tidak mengetahui, bahkan dilupakan! Syekh Siti Jenar merupakan salah satu anggota walisongo yang cerdas, pandai dalam segala bidang terlebih secara spiritual. Syekh Siti Jenar dikeluarkan dari keanggotaannya di walisongo bukan karena sesat tetapi karena kesuksesannya dalam mensyiarkan islam. Mengapa hal ini bisa terjadi! Syekh Siti Jenar mensyiarkan islam dari mulai wong cilik sampai wong gedhe (pejabat anggota kerajaan majapahit). Dengan menghapus sistem kasta secara perlahan inilah ajaran islam yang sesungguhnya, dimata Allah semua manusia sama. Jadi dengan sistem memberikan pola pikir pembaharuan yang pelan tetapi pasti, berikut ini wawancara kami dengan R.Tjakra Djajaningrat budayawan asal salatiga, mengenai leluhurnya terkait pemahaman Manunggaling Kawula Gusti, yang terbagi 2 konsep, yang pertama secara syariat istilah Manunggaling Kawula Gusti diterapkan oleh Syekh Siti Jenar.

Benarkah Kitab Syekh Siti Jenar Itu Paling Ampuh?

Benarkah Kitab Syekh Siti Jenar Itu Kitab Ilmu Paling Ampuh?  Lalu kitab apakah itu? Kitab ilmu gaibkah! Kitab tasawufkah! Kitab Serat dan Suluk kah! atau kitab yang lain? Hal ini yang terkadang terbesit dalam pikiran anda, karena anda banyak berpikir yang jauh kearea mitos atau cerita rakyat yang menjelaskan ini itu, tak heran jadi suatu hal yang kontroversi terkait dengan Syekh Siti Jenar. Orang mencoba menguaknya akan tetapi bukan menguak dari hasil penelitian tetapi mengarang cerita yang akhirnya disebar luaskan.
Bahkan terkait ajarannya Manunggaling Kawula Gustipun beredar berbagai versi pola pikir pemahaman yang berbeda, ada yang sesat menyesatkan akhir dituding sesat, ada yang menjabarkan secara logika dan masuk akal sesuai akidah yang benar agar orang tercerahkan (diluruskan pemahamannya). Lalu siapa yang benar siapa yang salah, jika hal itu dipertanyakan kembali pada pendapat anda masing-masing. Namun jika anda berpikir dan sedikit mau memahami, karena pola pikir orang yang berbeda tersebut yang disalahkan siapa? Pasti nama yang dipakainya yakni Syekh Siti Jenar! Dan yang dianggap sesat itu siapa? pastinya juga Syekh Siti Jenar!

Benarkah Ajaran Syekh Siti Jenar Itu Sesat?

Benarkah Ajaran Syekh Siti Jenar Itu Sesat? Hal ini pernah ditanyakan oleh banyak orang. Tentu anda pernah berpikiran juga seperti itu, apakah Syekh Siti Jenar ajarannya sesat. Banyak artikel, buku bahkan film yang mengisahkan cerita tentang waliyullah yang satu ini. Bahkan kesimpang siuran cerita banyak versi yang beredar, itu syah-syah saja karena pendapat orang pasti berbeda-beda. Syekh Siti Jenar itu Sesat atau tidak sebenarnya tidak perlu dibahas, namun perlu diluruskan agar sejarah itu tidak menjadikannya suatu hal yang salah kaprah. Orang menganggap Ajaran Syekh Siti Jenar Itu Sesat? atau Syekh Siti Jenar Itu Sesat? Jawabnya Syekh Siti Jenar Itu Sesat memang Benar!!!
Andapun juga Sesat!!! Apalagi siapapun orangnya yang berani bilang Syekh Siti Jenar Itu Sesat?Kita semua memang Sesat, makanya kita harus kembali kejalan yang benar! Setiap hari kita Sholat wajib 5 waktu bahkan kita sholat sunah bukankah kita selalu memohon agar diberikan jalan yang lurus! Dalam sholat kita senantiasa membaca Al Fatehah termaktub ayat "Ihdinash Shiratal Mustaqim" yang artinya, "Ya Allah, Tunjukilah kami jalan yang lurus".
Berarti hidup kita belumlah lurus dan masih sesat dan penuh kemudharatan dalam hidup kita, wajarlar kita senantiasa membaca "Ihdinash Shiratal Mustaqim".